Kumpulan Puisi dan Syair ku..

The Crying Angel

Kupu-kupu jingga melayang diatas tanah,
Terbang menembus rintik air hujan,
Sayapnya luntur terkena air,
Ada juga yang patah seketika.
Dengan segenap tenaga ia mencoba bertahan,
Namun akhirnya menyerah.
Kupu–kupu jingga yang malang,
Aku hanya bisa menangis untuk mu…
“Apa kuasa manusia atas hendaknya…!!”
Jalani harimu dengan sayap yang patah,
Menjadi bisu dengan tangan mengada…
Tak mampu berucap namun hati menjerit…
Tak kuasa menolak tapi jasad merintih dan memaki..
Kupu–kupu jinggaku yang malang,
Menangislah dalam pelukan ku..
Tak perlu resah hadapi hari esok
Ada jalan yang indah ku hadiakan untuk mu..
Kupu –kupu jingga yang malang….
Jangan jemu hadapi dunia..
Sebab dilangitku masih memiliki ruang untuk mu bernafas…
“You Can Be My Angel…!!”

_LaNgit’JiNgga_

Ketika Hujan Menari

Hujan menari lagi..
Aku ingin ikut menari bersamanya..
Melepaskan kegundahan hatiku
Menari bersama tetes air dari Langit..
Hujan terus menari..
Seolah-olah mengejekku dari dalam kamar.
Sepi,sendiri,tak bisa berbuat banyak…,
Menambah luka dihati ini.
“Apa salahku sehingga aku
tak bisa ikut menari bersamanya..!!”
Aku lelah..,capek…,sedih…,dan rindu…,
Rindu bagaimana rasanya
saat tetes air hujan memelukku
sampai aku basah kuyup…
aku ingat kemarin aku tak pernah
takut membelah hujan..!!
Tak pernah menolak ketika ia mengajakku menari..
Tapi sekarang.., hujan tak peduli lagi kepadaku…
Dia hanya bisa mengejekku
dari dalam kamar tanpa peduli
perasaanku yang begiru kesal
menyaksikannya menari..
Hujan masih saja terus menari..,suara gemuruh genting dan tanah menjadi musik tersendiri baginya.
Hujan membuat hatiku bimbang…,
Bimbang dan rindu setiap kali hujan datang.
“Mungkinkah, aku bisa kembali menikmati tariannya…??”

Terjepit Cinta

Anganku melayang akan
sebuah kasih yang semu…
Ada banyak kata Tanya disini..???
Semua itu membuat kita terjebak
dalam lingkaran yang asing.
Kasih terpaut dalam asmara yang indah
Namun itu membuat aku semakin mederita…
Mengapa tak kau katakan
bahwa kau cinta aku..?
Agar semua itu bisa menjadi
lebih mudah bagi kita..
Namun ketika harapan yang nyata datang,
Aku semakin takut kehilanganmu…
Mungkinkan aku telah tercepit cinta yang semu..??
Ataukah ini hanya gelombang sesaat
sebelum dirinya datang..?
semoga saja atmosfir ini tak berubah,
walaupun kau tak bersamaku..
Tapi seandainya doa terjawab,
aku berharap kau adalah
bagian dari tulang igaku..
Semoga saja terjepit cintaku
padamu tak menjadi sia-sia..

_LaNgit’JiNgga_

HITAM KITA

Orang bilang hitam itu kelam,
Hitam itu pekat,hitam itu gelap,
Dan hitam itu jiwa..

Tapi bagi ku..
Hitam itu api,hitam itu raga,
hitam itu cinta.

Hitam itu aku….
Hitam itu kamu…
Hitam itu kita….
Hitam itu semua…..

Hitam,putih,merah,jingga,
hanya spectrum layar di balik kabut
mentari menembus cakra di ujung
tiang harapan.

Bersemi hati semerbak bunga
Menanti setitik noda kelabu..
Ku bersandar menebar kasih
Agar di dengar sang alam.

Akankah hitam selalu hitam
Ataukah hitamku tak
Layak bagi putihmu…

_LaNgit’JiNgga_

Aku Ingin Kau Tau

Aku tak bisa berbuat banyak
ketika rasa rindu mencabik-cabik hatiku
Tak bisa berfikir jernih ketika aku tau perasaanku
begitu dalam terhadapmu…
Dihatiku tertulis jelas namamu..
Di ujung-ujung simpul syarafku
terekam samar gerak tubuhmu yang
menginsyaratkan ingin ku peluk..
Ingin sekali bibirku kecup jidatmu tetika kau tertawa lepas.
Biar kau tau rasa cintaku terlalu besar Untuk ku pikul sendiri..
Aku tau,aku tak begitu sempurna di hatimu..
Dan kau pun tak sempurna di mataku..
Tapi bisa kah itu bukan suatu halangan
Untuk kita menapakan kaki di atas langit..?!!
dan jika itu salah,
Aku harap di langit masih memiliki
ruang utnuk bernafas.
Aku hanya ingin kau tau ada rasa yang lain saat bersamamu..
rasa yang pernah hilang dan hadir kembali saat dirimu datang.
Aku harap ini bukan fatamorgana..
Hilang tenggelam saat malam datang.
Aku ingin menjadi abadi ketika nyiur
Melambai tertiup angin di saksikan
Langit nan biru..
Sebiru hati Sang Penatap Langit.

_LaNgit’JiNgga_
“Ini Cinta Siapa..??”

Ketika cinta bicara hati gunda gulana…
Tak mampu berbohong walau mulut berguman..
Aku tau, kau pun tau..kita sudah saling bicara.
Hati yang dalam tak bisa aku salami, tapi
Cinta yang tulus mampu kau tebak..!!
Cinta itu seperti hidup,kadang mengusik tak mau di usik.
Mata terkandang buta,kuping menjadi tuli dan
kadang di luar logika.
Tapi semua itu tak membuat cinta itu mati.
Cinta hidup dengan sendirinya
Di dalam hatiku dan hatimu
Membuat resah, jengkel,senang,gembira dan sedih.
akankan ada rasa yang lain..?
Memproteksi dirimu bukanlah jalan untuk
mencegah cinta masuk kedalam hatimu.
tapi menjaganya selalu abadi itu suatu
tantangan buatmu dan bagiku…
Dan jika itu cinta untuk ku…,
bisakah kau lakukan itu buat ku..??
krikil tak selalu tajam,tapi benang kadang melukai…
satukan langkan jika mau mencoba..
Tak usah hiraukan huruf A,b,c atau D
tetap focus di jalanmu..,
Dengan begitu kau akan tetap bersamaku..
selamanya….

LaNgit’JiNgga_

KETIKA TUHAN MENYAPA

Egoku tinggi….
Amarahku api…
jasadku mati…
Rohku mengandung sumpah serapah…
Tak ada Nadir….
Tak ada Getir…
Tak ada Fakir…
Tubuhku hanyut diatas gelombang,
Di terkam ombak,
Terhempas karang…,
Di gilas angin..,
Terpanggang petir..,
Tapi ku tak berpaling..

Namun apa yang terjadi
ketika tuhan menyapaku
Diam……
Pasrah….
Mati rasa….
Terbelenggu…

tak mampu berbuat…
Tak mampu berucap…

Akal ku hanya tau..
Aku tak berdaya
Ketika Tuhan MeNyapaku…..

_LaNgit’JiNgga_

Soul

Seandainya malaikat mengganggu tidurmu..
Biarkan aku yang masuk ke alam mimpimu.
Mengobrak-abrik tubuhnya,
Seperti aku mengobrak-abrik hatimu…

Jangan biarkan dia membaca hatimu.
pastikan aku yang ada di benak mu.
Menjaga dirimu seperti jantung menjaga
detak denyutnya…

Tak perlu ada kata tanya, aku disini untuk mu.
Menemanimu sampai akhir hidup ku..
dan jika malaikat bertanya kepadamu tentang diriku,
Katakan dengan tegas kepadanya…
Bahwa…
“Aku mencintainya dengan segenap jiwaku…!!” (titik)

Satu kan jiwamu dengan hatimu
untuk selalu ingat padaku.
Agar aku terhindar dari rasa sesal.
Sesal karNa telah melukaiku.

Dan bila esok pagi masih ada langit,
Pastikan aku selalu tersenyum untuk mu..

_LaNgit’JiNgga_

AKU JATUH CINTA

Aku kembali tercabik oleh perasaan ini…
Rasanya ngilu…,
dada terasa sesak…,
bingung…,gelisah…,
takut…,cemas..dan
sedikit rasa puas,
Puas karna aku telah memilikimu.
Tuhan…, tolong aku…,
kenapa aku jadi seperti ini…,
memikul sendiri sesuatu yang berat…,
berat karna malaikat tak merasakannya…
Tapi di balik itu semua aku bahagia,
karna aku benar-benar menyayanginya.
Tuhan Bantu aku menyelami hatinya…
Bantu aku untuk membaca fikirannya…
Bantu aku untuk tau apa isi hatinya…
Apakah ada aku disana..?
Ataukah aku hanya sekedar
penghibur jiwanya yang hampa
Ku mohon Tuhan jadikan aku seseorang
yang istimewa dihatinya…
Jadikan aku seseorang yang
menutupi segala kekurangannya,
Sehingga pada saatnya nanti dia pun berkata padaku..
“Aku Jatuh Cinta Kepadamu…”

_LaNgit’JiNgga_

Pelangi tak berwarna

Sore itu aku melihat sebuah pelangi
Kecil memeluk langit jinggamu
Warnanya hampir sama seperti bulan
Yang sebentar lagi akan datang
Aku tak mengerti
Mengapa Pelangi itu tak berwarna
Apakah ada yang salah dengan diriku…??
Harapanku musnah sudah..
Anganku juga sirna …
Kau berikan Pelangi Tak Berwarna
Yang hanya tinggal Spektrumnya saja.
Aku tak percaya kau lakukan ini kepadaku
Semua bagai mimpi…, hilang tenggelam
Saat pagi tiba…
Dan Aku masih disini
Masih terhanyut dalam bayang-bayangmu
Yang seakan erat memeluk hatiku….
Dimana air hujan yang pernah kau
Simpan untuk ku dulu …?
Pelangi tak berwarnamu tak bisa ku raih….

“Aku yang tak Sempurna”

Aku coba kirimkan rinduku kepada awan kecil,
Kepada langit senja, kepada mentari pagi
serta kicauwan burung yang terbawa angin,
agar kau tau rasa ini terlalu menyiksa bagi ku.
Ingin ku miliki dirimu seutuhnya
tanpa ada rasa yang menjerat tapi,
apa daya diri ini tak sempurna untuk mu.
Aku hanya perahu kecil yang terombang-ambing
Ketika taw ketinggian gelombangmu…
Berpacu dengan waktu juga percuma,
Aku tetap akan terdampar di
pulaw tak berpenghuni itu.
Diri ini memang sudah di takdirkan untuk sendiri..!!!
kau tak kan bisa memahami,
karna aku tak terpahami…
aku adalah cinta yang tak bisa kau raih..
karna aku tak sempurna untukmu…
“Maaf cintaku…?”

“Imajinasi rasa sakit dalam kehidupan”

Rasa sakit itu yang membuat aku tetap hidup..
Rasa perih itu yang menemani di setiap
Hari-hari ku bersama hampanya jiwa..
Dan rasa tak berdaya itu yang membuat aku
Tetap tegar meniti tiap-tiap pecahan kerikil tajam..
Sebenarnya rasa apa itu…?
Cintakah…?
Harapahkah..?
atau Imajinasikah..?
Yang pasti rasa sakit itu
Yang membuat aku tetap bertahan hidup..
Hidup untuk rasa sakit,
atau sakit untuk merasa hidup..
Aku jadi bingung,
Jadi kuputuskan untuk mengakhiri hidup..!!!
Meninggalkan rasa yang hidup,
Menyatu dengan rasa yang sakit…!!
Selamat datang di kehidupan orang-orang yang sakit..!!

“Spiritualisme Akut”

Hampir empat tahun aku di Negri itu..
Sahabat datang dan pergi seperti
Aliran darah kejantung..
Ada yang menjadi daging
Banyak juga yang menjadi kotoran…
Ada yang suka,benci,memuja,mencaci,
Menghina, sampai ada yang jatuh cinta.
Ada yang bilang aku tak punya keyakinan,
Kaum Nazi, Atheis dan pembrontak Jiwa..
Tapi ada juga yang bilang aku kaum Idealisme,
Urbanisme dan Spiritualisme Akut…
Terserahlah namanya juga manusia…!!
Dunia tak kan indah jika semuanya baik…!!
Setidaknya itulah pesan yang slalu
ku teriakkan kepada mereka,
Terserahlah mereka menanggapinya bagaimana..
yang penting aku tak menjadi para kaum Munafik..!!!
yang slalu bercengkrama dengan sorga-sorga indah
padahal ada neraka di dalam jiwanya…
Orang yang menganggap dirinya pintar
adalah orang terbodoh yang pernah ada…
Menertawakan kebodohan sendiri adalah
hal yang paling indah,
Itulah diriku yang selalu menertawai kebodohanku..
Benar-benar manusiawi bukan….!!!!

“Sutradara”

Akulah Tuhan di dalam tulisanku..
Aku bisa menciptakan apa saja disana..!!!
Seperti rasa, bentuk, sifat, warna dan gerak…
Aku bisa buat kau menangis dalam tulisanku,
Bisa buat kau tertawa,tersenyum,marah,sedih,
Jengkel, benci, muak dan seribu rasa abstrak lainnya..
Aku bisa menghilangkan nyawamu dengan mudah,
Membuat kau menderita selamanya,
Bahkan menjadi figuran dalam cerita itu.
“Karna aku adalah Tuhan dalam tulisanku…!!”
Aku bisa lakukan itu karna Aku
Yang menciptakanmu
dan kau adalah ciptaanKu.
Aku lah Ego di di dalam peranmu..
Dan peranmu hanya untuk Puaskan rasa Imajinasiku..
Tak perlu berkelit,
Apa yang ku berikan kepadamu adalah
Yang terbaik untukmu…
Paham….!!!!

“Authismeteorid”

Ras Mongolia berkumpul di sini..
Ada yang bringas ada juga yang duduk diam..
Senang melihat keceriaan di wajah-wajah mereka..
Jejen tertawa sampai tak kelihatan mata..
Dan Nadya tersenyum malu-malu..
Dasar anak-anak..!!
Mereka tak mengerti mengapa
bisa berkumpul di sini,
Disekolah anak-anak Autis..
Sedangkan orang tuanya seakan
Mengadakan tangan keatas Langit…

“Kaca Hati”

“Hai cermin ajaib,siapakan yang
‘paling Sempurna di sini’…?”
Cermin menjawab, “Kaulah Orangnya..!!”
Hatiku girang mendengarnya
Dan kembali ku bertanya..

“Hai cermin ajaib, siapakan yang
‘paling Benar di sini’…?”
Cermin menjawab “Kaulah Orangnya…!!”
Aku tertawa ngakak lupakan dunia..

Lau ku lanjutkan bertanya
Sambil memikirkan seseorang..
“Dan siapakah yang ‘Paling Bodoh di dsini’…?”
Cermin diam sesaat, lalu melanjutkan..
“Kaulah Orangnya..!!”

Aku marah..!!, aku tak terima..!!
Aku pecahkan cermin itu
dengan tangan kananku

lalu berguman pelan..
“Dasar cermin diri tak bisa di ajak berbohong..!!”

“Bukan Rayuan”

Aku lihat rembulan di matamu..
Begitu cantik mengalihkan perhatianku..

Wahai Engkau yang ber pipi kemerah-merahan
Sepertinya aku jatuh cinta kepadamu..

Alis, hidung, mata, dan bibir..,
Benar-benar serasi menempel di wajahmu..

Sempurnalah Engkau sebagai seorang wanita..

“Hey teman, saya mau bertanya…
Apakah dia masih sendiri..?”

Hatiku robek ketika dia lemparkan
Senyumnya kepadaku..

Owh, Dialah wanita yang slalu menghantui
Di setiap mimpiku..

“Cermin Diri”

Jika sifat Kalkulatif mutualisme
membuat kau jauh dariku..
Berarti pemahaman Induvidualismu
masih teramat dangkal..
aku benar-benar kecewa soal itu..

Percuma mulutku berbui sampai robek
Kau takkan pernah paham maksudku..

Dan jika Kulturalis masih mengikat kuat
Di dalam pikiranmu,
Sampai mampus pun kau tak kan
bisa terima aku..!!

Kau seperti kaum Ortodox yang selalu
Ingin menepatkan Egomu
Di atas altar penyembahan itu..

Slalu ingin di sanjung
Seperti anak kecil yang di colok
Permen kemulutnya..

Jika Egomu di perolok,
Mukamu merah menyala bagai api..!!
Dasar manusia Ortodox..!!

“Sesal tak Berpihak”

Kasih…
Dengarkan jeritan rindu yang
Berbungkus perih ini..
Ada banyak sesal
yang menghantui..
Semua karna aku yang
Terlalu samar menebak hatimu..

Kasih…
Jika kau dengar derit ini..
Tolong hampiri lagi hatiku,
Aku butuh Cintamu
untuk bertahan hidup
Hidupku hampa tanpa
Sajak-sajak Indah darimu..

Ku mohon Kasih
Dimana pun kau berada..
Pulanglah..,
Jemput aku kedalam Cintamu..

Aku tak mau mati
Dalam sesal ini..!!

Kumohon..
Ke Kasih Ku…

“ Plajaran Jiwa “

Namaku adalah Langit..
Jika mau di uraikan
Ini mata Langit..,
Ini hidung Langit..,
Ini telinga Langit..,
Ini Kepala, Tangan, Kaki
dan Tubuh Langit..

Lalu dimanakah Langit Itu..?
Yang mana seh namanya Langit itu..?

Ketika semuanya serba kacau..
Batinku menjerit..
“Ingat diri..,Ingat Tuhan BUNG..!!
Kata hatiku menggelitik..

Rumi pernah berkata
Manusia itu terdiri dari 4 unsur..
Tanah, Air, Udara, Dan Api..
Tanah adalah Mulutmu..
Air adalah Matamu..
Udara adalah Perasaanmu..
Dan Api.. adalah Telinggamu..

Tak usah berdebat
Tho.., akhirnya mati juga..

“Menunggu suami”

Di dalam kedua langkan kakinya,
Ada rasa yang mengikat
“Apakah Dia baik-baik saja…?”
Di setiap tetes keringatnya,
Ada cemburu dan doa
“semoga saja Dia tak kenapa-kenapa..?”
Dan di dalam cengkraman kedua tangannya,
Ada harapan dan impian
“Nah..!! itu Dia suamiku sudah pulang…!!
Akan ku cium tangannya, ku buka sepatunya,
Ku hapus peluh keringatnya, dan akan ku bawa Dia
terbang melayang kedalam sorgaku,
Karna neraka ini sudah terlalu sesak
buat kami berdua
Selamat tidur suamiku…,
Besok pagi nerakamu sudah menunggu di
Depan pintu rumah kita…

“Spele Begu”

Malaikat itu sedang bermain-main di otakku..
Membuatku tersenyum sendiri..
Dan menggila sendiri..
Dasar malaikat Cinta..!!,
Taw saja aku lagi jatuh cinta..!!
Hahaha…,
Senyum itu slalu menghiasi wajahku..
Semoga saja tak berakhir duka..
Splele begu telah menancap tepat di hatiku..
Slamat..!!
Senyummu telah berhasil
menguna-gunakan aku..
Membuat aku tak bisa tidur tenang..
Slalu terbayang bibir mungil mu itu..
Haruskah ku hentikan atau
Ku nikmati saja hingga masanya habis..
Ahh…Spele begu bu benar-benar dasyat..!!

“Jemu Sastra”

Kadang rasa jemu mencabik tepat di ulu hatiku
Ketika ekspersiku tak pernah di Apresiasikan…
Setiap sastra butuh Apresiasi ketika Ekspresi
Patut untuk di Apresiasikan..

Tapi terkadang aku salah berintonasi
Atau mereka yang tak mengerti duniaku..
Walau ada sedikit rasa manis dan asin,
Tapi rasa hambar begitu mengental
dan menyiksa hati..

Haruskah Ego ini menguasai mereka..,
atau ku hentikan saja sajak-sajak
yang tak bermakna ini..
mungkin duniaku bukan disini,
dimana tempat mereka hanya
bercanda gurau dan memaki dengan sebutan Hai…!!

Aku butuh Apresiasimu kawan..!!
Bukan hanya diam membisu
Ekspresiku ini tak bermakna jika kau hanya diam..

Berikan sedikit suaramu untuk lepaskan
Lagi Imajinasiku…
Hanya itu saja…, sulitkah bagimu..??

“Bisikan Hati”

Coba kau dengarkan getaran ilalang
Yang melambai tersapu angin itu..
Coba kau tanyakan kepada daun-daun gugur
Yang melayang di kala tua..
Dan coba kau resapi gemericik aliran air
Di pegunungan itu..

Apakah jiwamu nyaman saat bersamaku..??
Jika ya..!!
Datanglah padaku dan peluk aku
Dengan sejuta rasa abstrakmu..

Tak perlu ragu jika kau mau,
Aku disini membutuhkan mu
Seperti paru-paru yang membuthkan udara..

Ayo..!! pegang tanganku..
Berdua kita singkirkan pecahan krikil tajam itu..
Hingga saatnya tiba..,
Rambut kita hitam dan memutih
Kita tetap akan bersama..
Selamaya..

“Langitisme”

Percaya atau tidak..!!
Matahari mengajarkan dunia
Untuk memuja Aku..
Mengagung-agungkan Aku
Tanpa perduli apa rupa diriKu..

Berapa Bab lembaran-lembaran suci
Sudah kutulis untuk mereka
Tapi, tetep saja tak pernah memahami aku..

Ocehan tentang Langit terdengar
hingga ke matahari tapi tak
menjadikan dunia ini damai..!!

Manusia-manusia munafik slalu ngotot
untuk percaya sejarah..
Padahal mereka tau sejarah
Benar-benar di bawah matahari..

Tapi sudahlah…,
Dunia tak kan indah jika
semuanya tertata rapi..
Turuti saja apa kata hatimu untuk percaya
Sejarah atau Matahari..

“Ternyata Aku Butuh Dirimu”

Dan ternyata lebih susah bohongi
Perasaan dari pada tingka laku..
Rasa itu lebih dalam dari yang aku kira,
Sehingga membawaku jatuh dan
Terjerat ke dalam kubangan prasaan ini..
Ingin bohongi mata tapi hati mengadu..
Ingin menyumpal mulut, tapi mata bicara..
Hmm…susah…!!!
Susah sekali jika tak di ungkapkan…,
Bisa-bisa aku terkena Lever neh..!!
Atau bisa-bisamu sudah melumpuhkan hatiku..
Apa yang harus aku lakukan Tuhan..??
Ingin sekali aku berspekulasi tapi,
Aku takut gagal..
Gagal karena aku tak bisa mengimbanginya..
Tapi sampai kapan aku bertingkah
Seolah-olah tak butuh udara untuk bernafas..
Dari hati ku yang paling dalam ternyata
Aku sangat butuh kau disampingku
Untuk meneterjemahkan prasaan kasih ini..
Prasaan ini harus ku ungkapkan walaw pun
Kau sudah berubah pikiran..,
biar aku bisa tidur tenang..
Dan akhirnya aku Cuma mau bilang..
“Aku ingin berbagi kisah bersama dirimu,
bisakah kau lakukan itu buat ku..??”

“Anak-Anak Berjenggot”

Teriakan anak-anak berjenggot
seakan mengharu biru di Negri ini..
Opini-opini mereka terdengar Cadas
dan mengena logika..
Tapi aku tak tau apakah jiwa dan raganya
Juga menyatu untuk mempertahankan opini tersebut

Anak-anak berjenggot seakan menghujam
Sisi lain dari Langit..,
Memaki kebencian berbeda keyakinan..!!
Argument tentang tanah Barzah lantang terdengar hingga
Ke Jazirah Arabia dengan menggunakan buku panduan..
Aku tertawa ngakak mendengarnya..!!

Anak-anak berjenggot tak pernah sadar
Mukanya tua otaknya dangkal..!!
Anak-anak berjenggot tak pernah taw
Tentang neraka di tangan kanannya dan
Tangan kiri bersembunyi di dalam celana yang kotor..

Hukum Phytagoras tak berlaku di sini..
Yang ada hanya kaum Egoisme belaka..
Anak-anak berjenggot tetap utuh tak terkendali
Karna dunia ini hanya milik kaum Mayoritas saja..
“Mampuslah engkau kaum Minoritas..!!”

“Jangan Jauh Dariku”

Dulu aku tak pernah takut jika
harus bertemu dengan malaikat itu..
Dulu juga aku tak pernah gentar untuk
terperosok kedalam kubangan perasaan itu..

Tapi sekarang…,
Perasaan ngeri itu menyerumput di relung hatiku..
Rasa takut itu begitu ngilu terasa di jiwa ini..
Rasa itu tak bisa ku Netralisirkan
ketika aku bertemu kamu..

Kamu yang telah hadirkan kedua rasa itu…,
Rasa takut dan ngilu jika harus kehilanganmu..

Jangan jauh dariku..,
Ku mohon lakukan itu buatku..,
Agar aku bisa tepiskan kedua rasa itu..

Kaulah permata hatiku di pagi hari..
Aku cinta kamu sayangku…!!

“Berdamai dengan Iblis”

Aku ingin berdamai dengan Iblis..
Walau tak bisa jadi teman,
Setidaknya tak menjadi lawan.

Aku ingin kibarkan bendera putih kepadanya..
Walau tak bisa berjabat tangan,
Setidaknya dia tak perlu repot-repot
Memusuhi aku…

Aku ingin memeluk Iblis..
Walau tak sanggup menahan jijik..!!
Tak apalah untuk kali ini aku berdamai
Dengan dirinya..

Aku ingin bermuka manis kepadanya..
Walau hati ini dongkol setengah mati
Di buatnya..!!

Aku akan berikan sedikit pujian kepadanya
Karna dia memang gila pujian..!!

Aku ingin berpegangan tangan dengannya..
Mengarungi samudra yang luas ini,
Walau aku tau Iblis bisa membaca hatiku..
Biar saja..
kali ini aku ingin berdamai dengan Iblis..
titik..!!

“WHY…..???”

Kemana dirimu teman..
Tega kau biarkan aku membusuk di sini..
Mana canda tawa kita dulu..?
Mana keceriaan yang pernah kita rajut bersama…??
Dimana semuanya itu teman…!!!
Legitimasi ini tak kan sah jika kau tak di sampingku..
Apresiasi ini juga tak kan sempurna jika kau
hanya mengawasiku dari jauh..!!
Kenapa teman..?,
kenapa kau tinggal kan aku membusuk
di ruang tak berpenghuni ini..
Kenapa teman..?,
Apakah intonasi itu membuat kau memaki diriku..??
Jika memeng benar..,
Aku haturkan sejuta kata maaf untukmu..
Aku rindu emosimu yang membakar langit itu..!!
Ku mohon teman…
Besuk lagi hatiku yang kosong ini..
Pulang..pulanglah.. teman..
Aku butuh dirimu tuk
Wujudkan resolusi kita dulu..
Aku tak mau jadi sampah..,
Menelan sendiri kata-kata mengapa dalam benak ini..
Tolong teman temui aku tepat di jantungmu..,
Agar aku terhindar dari rasa jemu yang membosankan ini..
Ku mohon teman..
Ku mohon..

“Spectrum Kreasi”

Imajinasi ku kering kerontang di lalap api..
Tandus tak bernyawa di tikam rasa jemu..
Otak tak lagi menjadi tempat bertanya..,
Hati berganti Naluri kecut tanpa rasa..

Payudara itu tak lagi menggoda..,
Ereksi juga tak lagi ada..
Hitam legam bagai Iblis,
Mengusik ketenangan jiwa…!!

Aku tlah mati rasa…
Rasa hambar dalam sastra..
Kreasi tak lagi mengajarkan cinta..
Yang ada hanya jemu belaka..

Hilang semua indra perasa..
Aku sedang jemu sastra..!!

“Freedom Imajination”

Prita…
Kau seperti para penjajah kaki
di gunung pasir itu..,
Tak pernah takut meski
para Fir’aun mengikatmu
di tiang salib itu…

Prita…
Kau tak beda jauh dengan aku..,
Yang selalu di maki walau pun
Intonasi mu tentang kebenaran dan ketabuan..

Prita..
Kau benar..!!
Hidup ini bukan hanya tentang Iman
dan kemunafik kan..!!!
Ada hal yang lebih penting untuk
di ungkapkan yaitu Kejujuran..!!!

Salud buatmu Prita..!!
Tuhan bekerja dengan cara yang misterius..

Teruslah memaki sang Langit..,
Agar matanya lebih peka untuk kita..
Welcome truee the Freedom Of Idealiszer…!!!

The URI to TrackBack this entry is: http://penataplangit.wordpress.com/2009/06/20/kumpulan-puisi-dan-syair-ku/trackback/

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: